Tentang Stella Hemetsberger
Perjalanan Stella Hemetsberger dari remaja 13 tahun yang penuh rasa penasaran di Salzburg hingga menjadi salah satu atlet Muay Thai paling menjanjikan dari Austria berakar pada nilai-nilai sederhana yang ditanamkan kedua orang tuanya: disiplin dan ketekunan. Tumbuh dalam keluarga yang stabil – sang ayah bekerja di kantor lokal dan ibunya berkarier di bidang penjualan – Hemetsberger bebas mengeksplorasi berbagai aktivitas olahraga seperti senam, sepak bola, panjat tebing, hiking, dan ski.
Pertemuannya dengan Muay Thai terjadi secara tak sengaja pada 2012 saat ia mencari kelas tinju di RS-GYM, yang hanya berjarak sekitar 10 menit dari rumahnya. Di bawah bimbingan pelatih Roland Schwarz dan Christin Fiedler, remaja Austria itu langsung merasa menemukan jalannya. Meski benar-benar baru di olahraga ini, ia merasa kombinasi pukulan dan tendangan terasa alami baginya.
Awal karier kompetitifnya tidak selalu mulus. Hemetsberger sempat mengalami sejumlah kekalahan di level amatir menghadapi lawan yang lebih berpengalaman. Namun alih-alih patah semangat, kegagalan tersebut justru memicu tekadnya untuk berlatih lebih keras dan terus berkembang. Kerja keras itu membuahkan hasil ketika ia menjuarai WAKO K-1 Championship dan meraih medali emas kelas 60 kilogram di World Games 2022 di Birmingham, Alabama.
Sejak 2018, kamp pelatihannya di Thailand membentuk perpaduan ideal antara presisi teknik Eropa dan intensitas tradisional Muay Thai. Kombinasi unik ini terbukti efektif ketika ia beralih ke profesional pada 2022 dan membukukan rekor 5-1 sebelum menarik perhatian ONE Championship.
Pada akhir 2024, Hemetsberger mulai tampil di ajang ONE Friday Fights di Lumpinee Stadium, Bangkok. Ia mencatat tiga kemenangan beruntun, termasuk knockout ronde pertama atas Vanessa Romanowski yang mengantarkannya meraih kontrak senilai US$100.000 (Rp1,7 miliar) serta tempat di roster utama.
Kini, mewakili RS-GYM Salzburg dan Phuket Fight Club, Hemetsberger telah mencatatkan sejarah sebagai petarung Austria pertama yang berhasil merebut gelar Juara Dunia ONE Women’s Strawweight Muay Thai usai mengalahkan Jackie Buntan.
Pencapaian menjadi klimaks dari perjalanan panjang yang dimulai dari pelajaran bela diri sederhana di pegunungan Austria hingga panggung kejuaraan di Thailand. Kisahnya mencerminkan evolusi modern Muay Thai – ketika determinasi Eropa berpadu dengan tradisi Thailand, melahirkan kekuatan baru yang siap mencetak sejarah di panggung global.
Rekor ONE Championship
Hasil Gelaran
| Hasil | Olahraga | Metode | Ronde | Metode dan ronde | Lawan | Lawan dan gelaran | Negara | Tanggal | Gelaran | |||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
MENANG
Muay Thai
Keputusan Mutlak
UD
R5 (3:00)
|
Muay Thai |
Keputusan Mutlak
R5 (3:00)
|
R5 (3:00) |
|
Jackie BuntanAmerika Serikat
|
Amerika Serikat |
ONE Fight Night 35: Buntan Vs. Hemetsberger |
|||||
|
MENANG
Muay Thai
Knockout
KO
R1 (1:44)
|
Muay Thai |
Knockout
R1 (1:44)
|
R1 (1:44) |
|
Vanessa RomanowskiPolandia/Swedia
|
Polandia/Swedia |
ONE Friday Fights 104 |
|||||
|
MENANG
Kickboxing
Keputusan Mutlak
UD
R3 (3:00)
|
Kickboxing |
Keputusan Mutlak
R3 (3:00)
|
R3 (3:00) |
|
Anna Lia MorettiItalia
|
Italia |
ONE Friday Fights 99 |
|||||
|
MENANG
Kickboxing
Keputusan Mutlak
UD
R3 (3:00)
|
Kickboxing |
Keputusan Mutlak
R3 (3:00)
|
R3 (3:00) |
|
Chellina ChirinoBelanda/Curaçao
|
Belanda/Curaçao |
ONE Friday Fights 82 |
|||||