6 Sorotan Terbaik Dalam ONE: DREAMS OF GOLD

Russian Muay Thai specialist Alaverdi Ramazanov knocks out Ognjen Topic at ONE: DREAMS OF GOLD

ONE Championship sekali lagi memanaskan suasana di Impact Arena, Bangkok, Thailand, setelah ajang yang penuh aksi pada hari Jumat, 16 Agustus.

ONE: DREAMS OF GOLD menampilkan beberapa atlet bela diri terbaik dari disiplin Muay Thai, kickboxing dan seni bela diri campuran, dimana pertaruhan malam ini cukup besar dengan perebutan gelar Juara Dunia dan babak semifinal World Grand Prix.

Ke-14 pertandingan malam itu menampilkan aksi yang lengkap – KO, submissions, pertarungan yang memuaskan penggemar, serta hasil yang mengejutkan.

Sangat sulit memilih laga apa yang harus disorot, tetapi berikut adalah keenam atlet yang tampil dengan sangat baik malam ini.

#1 Ilias Lengserkan Petchdam Dengan Penyelesaian Empatik

“The Baby Shark” Petchdam Petchyindee Academy untuk pertama kali mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing miliknya dengan reputasi sebagai seorang atlet pencetak KO, tetapi malam itu Ilias “Tweety” Ennahachi yang mendapatkan penyelesaian.

Penantang asal Belanda ini tidak gentar menghadapi rivalnya dari Thailand tersebut dan meningkatkan tekanan saat pertandingan berjalan. Petchdam digoyahkan oleh serangan Ilias pada akhir ronde kedua, tetapi masih bertahan. Namun perwakilan dari SB Gym tersebut tidak melepaskannya pada ronde ketiga. 

Ilias menggunakan volume dan intensitas yang dimilikinya untuk mengendalikan permainan Petchdam, dan mengenainya dengan pukulan overhand kiri pendek yang menggoyahkan lututnya sekali lagi. Ia melanjutkan serangan sebelum Juara Dunia ini jatuh ke atas kanvas.

Saat ia kembali bangkit, pria asal Utrecht ini menghujani dirinya dengan kombinasi pukulan ke kepala dan tubuh sampai atlet berusia 21 tahun ini terkapar dan tidak mampu berdiri.

#2 “The Doctor” Melaju Ke Final Melalui KO Para Ronde Pertama

Giorgio “The Doctor” Petrosyan meraih tiket menuju babak final turnamen ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix dengan sebuah kemenangan KO pada ronde pertama saat menghadapi “Smokin’” Jo Nattawut.

Ia menyarangkan serangan kearah “Smokin Jo” dengan tangan dominannya sebelum kemudian melangkah maju dengan sebuah pukulan straight kiri yang dahsyat. Jo menerima serangan tersebut di rahangnya dan jatuh ke belakang, dimana ia tidak mampu kembali berdiri sebelum hitungan wasit berakhir.

Kemenangan ini membawanya ke babak final dalam turnamen kickboxing terbesar dalam sejarah melawan Samy “AK47” Sana, yang juga tampil fantastis saat ia menjatuhkan Dzhabar “Genghis Khan” Askerov untuk meraih kemenangan dominan malam itu.

#3 Stamp Tampil Gemilang Di Disiplin Seni Bela Diri Campuran

Juara Dunia ONE dalam dua cabang olahraga Stamp Fairtex telah menjadi seorang superstar karena kesuksesannya dalam disiplin kickboxing dan Muay Thai, tetapi di depan para pendukung tuan rumah, ia juga memulai misinya untuk meraih emas dalam disiplin bela diri campuran.

Atlet berusia 21 tahun dari Pattaya ini menunjukkan kekuatan pukulan dan clinch-nya saat menghadapi Asha “Knockout Queen” Roka, tetapi yang menonjol saat itu adalah permainan bawah atau ground game miliknya. 

Stamp masih termasuk baru dalam teknik grappling, tetapi ia mengambil kendali di posisi dominan untuk menyarangkan ground and pound yang keras, mencoba beberapa gerakan submission, serta akhirnya masuk ke posisi kuncian rear-naked choke untuk memaksa lawannya menyerah.

Walau gelar Juara Dunia masih sangat jauh dan tantangannya semakin berat, ia memulai langkahnya dengan gemilang untuk mengejar sabuk emas ketiganya yang bersejarah itu.

#4 KO Kedua Berturut-Turut Untuk Thanh Le

Kemenangan KO dalam laga debut Thanh Le bersama “The Home Of Martial Arts” sangatlah luar biasa, dan ia menambahkan satu kemenangan lainnya dalam catatan rekornya di Bangkok.

Kotetsu “No Face” Boku mengincar atlet keturunan Vietnam-Amerika ini dengan tendangan kiri ke arah badan lawannya ini, tetapi atlet Jepang tersebut terlalu jauh mengulurkan pukulannya dan membuat dirinya berada di posisi yang tidak menguntungkan.

Selagi Thanh melancarkan tendangan, ia gagal menyambungkan tendangan kirinya, tetapi Juara LFA Lightweight ini menyambung kombinasi serangannya dengan pukulan kanan yang mengenai rahang mantan Juara Dunia ONE Lightweight itu – yang mampu menjatuhkannya. Sebuah pukulan terakhir di atas kanvas memastikan pertandingan ini berakhir pada detik ke- 88.

#5 Penampilan Perdana “Dragon Boy” Yang Mengesankan

Ryuto “Dragon Boy” Sawada melakukan penampilan perdananya di panggung bela diri dunia setelah ia meraih kontrak Rich Franklin’s ONE Warrior Series (OWS), dan melanjutkan prestasinya dalam acara tersebut.

Atlet berusia 23 tahun asa Jepang ini melanjutkan kemenangan submission-nya dengan sebuah penyelesaian cepat saat menghadapi atlet asal Indonesia, Aziz “The Krauser” Calim, hanya dalam 69 detik pada ronde pertama.

Aziz mencoba menyerang bintang asal Jepang ini, tetapi ia membiarkan dirinya terbuka dan terseret jatuh oleh gerakan takedown Ryuto. Hanya dalam beberapa detik, perwakilan Evolve ini masuk ke posisi mount dan dengan sangat mudah meraih punggung atlet yang mewakili Han Academy/IndoGym ini dengan kuncian rear-naked choke.

#6 Kekuatan Pukulan Alaverdi Yang Luar Biasa

Juara Dunia IFMA Muay Thai tiga kali Alaverdi “Babyface Killer” Ramazanov tidak mengendurkan saraf untuk mengejar sebuah penyelesaian saat menghadapi Ognjen Topic di laga divisi bantamweight Muay Thai pada kartu pendahuluan malam itu.

Ognjen adalah seorang Juara Dunia yang berpengalaman dan kuat, tetapi ia dijatuhkan ke atas kanvas tiga kali dalam ronde pembuka. 

Atlet pencetak KO asal Rusia ini meraih knockdown pertama saat atlet keturunan Serbia-Amerika ini menangkap kakinya, dimana ia menyambar dengan pukulan kanan keras untuk melawan. Ia melemparkan cross-hook yang kuat untuk kedua kalinya menjatuhkan Ognjen, sebelum menyelesaikan pertandingan dengan TKO saat ia melakukan feint dengan kaki dan menyarangkan pukulan kanan lainnya di ulu hati lawannya itu.

Selengkapnya di Fitur

Masaaki Noiri Tawanchai PK Saenchai ONE 172 90 scaled
John Lineker Alexey Balyko ONE Fight Night 25 42 scaled
Allycia Hellen Rodrigues Cristina Morales ONE Fight Night 20 20
Lito Adiwang Adrian Mattheis ONE Friday Fights 34 29
Amy Pirnie Shir Cohen ONE Fight Night 25 51
John Lineker Asa Ten Pow ONE 168 32
Regian Eersel Alexis Nicolas ONE Fight Night 21 37
Superbon Marat Grigorian ONE Friday Fights 52
Tawanchai PK Saenchai Jo Nattawut ONE 167 93 1
Superlek Kiatmoo9 Takeru Segawa ONE 165 15 scaled
Jaising Sitnayokpunsak Thant Zin ONE Friday Fights 52 3 scaled
Jonathan Haggerty Superlek Kiatmoo9 ONE 168 20