Angela Lee Ungkap Alasan Mengapa Ia Akan Unggul Dari Michelle Nicolini

angela lee SGDC9159e web

Hanya dua hari sebelum dirinya menghadapi Michelle Nicolini dalam laga pendukung utama ajang ONE: MASTERS OF DESTINY, “Unstoppable” Angela Lee duduk bersama komentator ONE Championship, Michael “The Voice” Schiavello, untuk sebuah wawancara eksklusif pratinjau pertandingan.

Jumat ini, tanggal 12 Juli, Juara Dunia ONE Women’s Atomweight akan tetap tampil dalam divisi strawweight untuk laga kedua beruntun dan menghadapi seorang legenda Brazilian Jiu-Jitsu.

Ini sebenarnya adalah laga keempat atlet asal Singapura ini dalam divisi tersebut, dimana suasana hatinya sedang santai saat membahas persiapannya menghadapi sang Juara Dunia BJJ delapan kali itu.

“Persiapan setiap petarung pasti berbeda. Kami melihat apa kekuatan dan kelemahan mereka, serta mempersiapkan strategi bagi mereka. Semuanya mulai tertata dengan cukup baik,” ucapnya.

“Kami mengetahui latar belakangnya, letak kekuatannya, kelemahannya, namun sebagai seniman bela diri seperti dirinya, kami yakin ia tetap mengembangkan kemampuannya setiap hari, maka kami tak akan menganggap enteng laga ini.”

Atlet berusia 23 tahun ini juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menemukan pola pikir lama, yang diharapkannya akan dapat membantu untuk memberi penampilan yang memberinya rangkaian penyelesaian panjang di awal kariernya.

Walau Lee mengakui ia membutuhkan waktu lama untuk dapat mengatasi kekalahannya saat menghadapi “The Panda” Xiong Jing Nan bulan Maret lalu, ia harus kembali tampil prima menghadapi Nicolini.

“Saya kira ini seperti kembali pada saat saya pertama kali berkompetisi, dan keinginan terbesar ini dimana saya hanya ingin maju dan menghentikan semua orang. Itulah yang saya dapatkan kembali – keinginan untuk bekerja keras dan menjadi yang terbaik,” sebutnya.

“Tak mudah bagi seorang petarung untuk menerima kekalahan, khususnya untuk yang pertama kali. Dengan sifat kompetitif yang saya miliki, ada hari-hari dimana saya baik-baik saja, tetapi juga ada hari-hari dimana saya menjadi sangat keras pada diri saya sendiri dan menjadi sedih.”

“Itu butuh waktu, namun saya berhasil melewati semua dengan bantuan keluarga saya. Mereka tak membiarkan saya terlalu lama ada di fase itu, mereka menarik saya kembali, menyingkirkan semua beban dan membantu saya untuk kembali siap.”

“Itu sulit. Tiap orang menghadapi segala sesuatu dengan cara mereka sendiri. Bagi saya, itu bukan sesuatu yang dapat dipercepat. Anda bisa mengatakan, ‘Anda sudah memberikan yang terbaik, tetaplah bergerak maju,’  tetapi itu benar-benar terserah pada anda untuk dapat berdamai dengan banyak hal, lalu membuat keputusan untuk maju.”

“Ambil waktu sebanyak yang anda butuhkan, lakukan apapun yang membuat anda senang untuk menyemangati anda, dan saat anda siap, maka anda akan siap.”

Kini, setelah ia kembali menjadi dirinya yang lama, Lee merasa sangat yakin dengan prospek laga yang sangat ditunggunya ini.

Beberapa pengamat menyarankan dirinya untuk membawa game plan yang terfokus pada striking demi mengalahkan sang legenda permainan ground itu, namun wakil Evolve dan United MMA ini meyakini bahwa akan ada lebih banyak yang terjadi dalam laga ini, dan itulah bagaimana dirinya akan mengambil kesempatan.

“Salah satu kelebihan saya adalah bahwa saya merasa yakin dengan memadukan semuanya dalam laga ini, serta menjadikannya sebuah pertarungan seni bela diri campuran – memadukan beberapa jarak – maka itulah akan saya lakukan pada hari Jumat,” jelasnya.

“Saya yakin ia bekerja keras untuk dapat melengkapi permainannya. Bagi semua petarung bela diri campuran saat ini, itu adalah sebuah keharusan – anda harus dapat tetap terdepan – namun saya mengira ia sangat siap dengan caranya sendiri sekarang.”

“Kemampuan grappling-nya akan menjadi andalannya, dan saya cukup siap untuk itu.”

Dengan pemikiran tersebut, saat ditanya tentang sebuah prediksi laga, Lee tidak ragu untuk mengatakan sebuah KO cepat yang akan terjadi.

Selengkapnya di Bela Diri Campuran

Alexis Nicolas Regian Eersel ONE Fight Night 25 46 scaled
88410 scaled
Seksan Or Kwanmuang River Daz ONE Friday Fights 46 52 scaled
Masaaki Noiri Tawanchai PK Saenchai ONE 172 90 scaled
Rodtang and Takeru face off for ONE 172 at Sataima Super Arena in Japan scaled
Takeru Segawa Thant Zin ONE Friday Fights 81 49 scaled
DC 5946
Allycia Hellen Rodrigues Cristina Morales ONE Fight Night 20 20
DC 35033
DC 38304
Lito Adiwang Adrian Mattheis ONE Friday Fights 34 29
2219