Demetrious Johnson Berbagi Pendapat Tentang Drama John Lineker vs. Fabricio Andrade

Adriano Moraes Demetrious Johnson ONE on Prime Video 1 1920X1280 23

Demetrious Johnson mengamati aksi yang luar biasa antara sosok Fabricio “Wonder Boy” Andrade dan John “Hands of Stone” Lineker pada awal bulan ini.

Kedua petarung Brasil itu beraksi di laga utama ONE Fight Night 3, dimana Andrade dijadwalkan untuk menantang “Hands of Stone” dalam laga Kejuaraan Dunia ONE Bantamweight. Namun, banyak hal yang tak berjalan sesuai rencana.

Pertama, Lineker kehilangan sabuk emasnya setelah gagal dalam penimbangan badan. Dan, saat aksi itu berlanjut, serangan ilegal yang tak disengaja dari Andrade berakhir dengan No Contest (NC) ketika “Hands of Stone” tak dapat melanjutkan.

Itu adalah minggu pertandingan yang penuh bencana bagi Lineker, yang kehilangan sabuk Juara Dunia miliknya, memberi persentase dari bayaran pertandingannya untuk Andrade, lalu meninggalkan Circle dengan rasa sakit yang luar biasa.

Namun, walau penimbangan badan itu menjadi kisah utamanya, Johnson tak mengira itu harus menjadi bahan pembicaraan utama.

Sebaliknya, ‘GOAT’ MMA ini melihat situasi tersebut sebagai kesialan setelah Linker dengan sukses menjalani berbagai aksi bersama ONE Championship sebelumnya.

“Mighty Mouse” berkata:

“Saya tak melihat itu sebagai kontroversi. Maksud saya, berat badannya dulu di 125 dan 135 [pound], dan kini di 145. Itu adalah bagian dari olahraga. Itu adalah hal sulit yang terjadi, tetapi, hei, Fabricio mendapatkan sedikit uang lebih.”

Topik yang lebih besar bagi Johnson adalah laga itu sendiri – terutama penampilan sang penantang.

“Mighty Mouse” memberi pujian besar bagi Andrade bulan lalu, dan seluruh komentar itu pun terbukti saat bintang muda itu mendominasi sebagian besar laga melawan Lineker.

Walau sebuah serangan lutut tak disengaja memberi hasil No Contest dan menghentikan “Wonder Boy” dari merebut sabuk emas yang tak bertuan itu, teknik striking miliknya memberi kesan luar biasa bagi Juara Dunia ONE Flyweight itu.

Johnson berkata:

“Laga ini, jelas, adalah adu striking, dengan Fabricio Andrade yang memenangkan sebagian besar pertukaran serangan dan menghujani John Lineker.”

“Saya kira hal terbesar yang Fabricio lakukan dengan sangat baik adalah bahwa ia lebih panjang dari John, maka ia memiliki keunggulan jarak.”

DJ Punya Pendapat Lain Tentang Laga Potensial John Lineker

Demetrious Johnson dan John Lineker telah menjadi lawan potensial sejak saat mereka bertarung di Amerika Utara, namun jalur mereka tak pernah bersinggungan.

Di sisi lain, Lineker pernah menyebut bahwa mereka akhirnya dapat bertemu di dalam Circle ONE, tapi “Mighty Mouse” tak memiliki keinginan khusus untuk mewujudkan itu.

Pada saat yang sama, “Mighty Mouse” takkan menolaknya jika para penata tanding menawarkan itu.

Johnson menambahkan:

“Saya belum mendengarnya dari para penggemar, bagaimana pun juga, bahwa mereka ingin melihat kami bertarung. Hal terbesar yang saya kira adalah saat ia bertarung di 125, ia sulit untuk dapat lolos ke divisi itu. Itulah yang sebagian besar saya dengar.”

“Saya bertarung untuk mendapatkan penghasilan, maka jika itu terjadi, itu [akan] terjadi. Jika tidak, saya dapat menjalani seluruh karier saya tanpa melawan John Lineker, dan saya kira saya akan baik-baik saja.”

Selengkapnya di Berita

Seksan Or Kwanmuang River Daz ONE Friday Fights 46 52 scaled
Rodtang Jitmuangnon Takeru Segawa ONE 172 12 scaled
Nabil Anane Superlek Kiatmoo9 ONE 172 40 scaled
Rodtang Jitmuangnon ONE 172 4 scaled
Rodtang and Takeru face off for ONE 172 at Sataima Super Arena in Japan scaled
Takeru Segawa Thant Zin ONE Friday Fights 81 49 scaled
Rodtang Jitmuangnon Jacob Smith ONE 169 11 scaled
Jonathan Haggerty Superlek Kiatmoo9 ONE 168 84 scaled
Tawanchai PK Saenchai Superbon ONE 170 125
Rodtang Jitmuangnon Jacob Smith ONE 169 51
DC 5946
DC 35033